Jumpa Pribadi Pemimpin Daerah Jawa Tengah (Februari)
Selamat bertemu kembali di bulan Februari ini. Semoga Bapak Uskup dan konfrater sekalian senantiasa berada dalam keadaan sehat, sehingga bisa berbagi berkat dalam setiap pelayanan kita. Bulan lalu kita sebagai Komda Jateng-Kalsel, selain telah melihat evaluasi perjalanan Komda setahun yang telah lewat, juga telah menyusun Agenda selama tahun 2010. Selain ada agenda Komda, juga di setiap Komunitas Wilayah serta KBM bisa menyusun agendanya tersendiri.
Tahun Kepemimpinan dan Pelayanan
Tahun ini sebagai Komda, kita mencanangkan Tahun Kepemimpinan dan Pelayanan. Entah secara Komda, Komwil, KBM, mau-pun pribadi, kita berusaha selain mengembangkan kepemimpinan dan pelayanan kita, juga kita harus kritis terhadap kepemimpinan dan pelayanan kita selama ini. Siapakah yang menjadi pusat, Tuhan dan sesama atau diri sendiri? Tekad kita sebagai biarawan – imam adalah mau menyerahkan diri pada Tuhan dan sesama. Maka pusat kepemimpinan dan pelayanan kita bukan pada diri sendiri, melain-kan pada Tuhan (Gereja) dan sesama.
Sesuai dengan hasil Kapitel Merauke 2008 dan ditegaskan kemba-li dalam Musda kita, Model dan gaya kepemimpinan kita sebagai MSC pada dasarnya adalah pelayanan (servant leadership) yang mengacu pada Yesus, sebagai Gembala Yang Baik dan Imam Agung.
Dalam konteks perjuangan Gerakan JPIC, seorang pemimpin adalah seorang yang mampu menghargai yang lain dan menyadari dirinya sebagai “bukan segala-galanya”. Dengan demikian, seorang pemimpin adalah seorang yang pertama-tama mampu memimpin dirinya sendiri dan bermitra, mampu mengarahkan dan mengambil keputusan bukan hanya berdasarkan pada hal-hal normatif, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek kemanusiaan (humaniora).
Dalam menjalankan tugas kepemimpinan, secara intern diharapkan adanya komunikasi yang baik antar anggota pimpinan dan pemimpin kepada anggotanya. Secara ekstern, sebagai pemimpin umat, kita diharapkan hadir di dalam setiap situasi dan kehidupan mereka, khususnya kaum marginal, sambil berupaya membantu menyelesaikan permasalahan mereka tanpa menambah beban kesulitan mereka.
Sesuai dengan amanat Musda, pelayanan kita (secara pribadi, KBM, Komda) pada tahun ini supaya memberi prioritas pada hal-hal berikut ini:
- penyadaran bahwa global warming adalah masalah bersama
- pendekatan pribadi dan sistem penanganan masalah pindah agama
- pemberdayaan Wilayah Timur (Paroki-paroki yang dipercaya-kan kepada Tarekat)
- memperhatikan masyarakat Daya (Kalimantan Selatan)
- pengembangan sosial-ekonomi pedesaan
- pendampingan kaum muda
Visi, Misi, Tujuan
Visi yang menjadi arah perjalanan Komda Jateng-Kalsel selama tiga tahun, sejak 2008: Bersama Kaum Marginal, Gereja dan Masyara-kat, kita memperjuangkan Keadilan, Damai dan Keutuhan Ciptaan melalui Pembinaan dan Pendidikan. Setiap tahunnya dirumuskan secara konkret dalam misi, tujuan, strategi dan program. Pada tahun yang ketiga ini, Misi Komda Jateng-Kalsel adalah Menjadi seorang pribadi yang komunikatif dan relasional yang didasari kerinduan to know, to love, to serve, sesuai dengan citra Yesus Sang Gembala yang Baik dan Imam Agung. Tujuannya adalah menjadi pemimpin yang mampu membantu menumbuhkan dan mengembangkan kualitas diri dan pelayanan para anggota dan umat yang dipercayakan dalam tugas perutusan.
2 Tanggapan »
Beri tanggapan


Jules Chevalier adalah seorang yang memahami bahwa Allah memanggilnya untuk suatu perutusan: mewartakan Cinta Allah kepada semua orang.
Hidup yang disatukan dengan Hati Kristus adalah lebih dari sekedar devosi – itulah inti dari spiritualitas kami sebagai Misionaris Hati Kudus.
Lebih dari 2000 imam dan bruder MSC bekerja dalam berbagai macam perutusan di seluruh dunia. Kami hadir di lebih dari 50 negara.
Mau bergabung? Hubungi kami di
Entries(RSS)
"...seorang pemimpin adalah seorang yang mampu menghargai yang lain dan menyadari dirinya sebagai “bukan segala-galanya”.
Betul itu romo Sis. Setiap pribadi punya keunggulan. Kelebihan, kecakapan beragam yang dimiliki masing-masing orang ini disadari, dihargai, dan bantu diarahkan untuk mencapai misi bersama...
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu mengikuti pola kepemimpinan Yesus, Sang guru kita yang Agung.