Jumpri Pemimpin Daerah Jateng-Kalsel Maret 2010
Selamat berjumpa lagi dan tiada terasa kita telah memasuki bulan maret dalam masa Prapaskah ini. Kita menjadi begitu sibuk dari agenda yang satu ke agenda yang lain. Banyak hal kita lakukan dalam berjalan bersama dengan umat, menyambut Hari Raya Paskah, selain melalui aktivitas pendalaman APP juga kegiatan-kegiatan yang lain, yang tentu menyita perhatian dan tenaga. Baiklah kalau kita bisa mengatur sedemikian rupa, selain semua agenda bisa berjalan lancar, kita juga sehat lahir dan batin, sehingga perayaan Paskah nanti, sungguh menjadi perayaan kehidupan kita yang membahagiakan.
Tanggal 15 – 20 Februari 2010 para pimpinan kita bertemu dalam rapat yang kita kenal dengan DPL (Dewan Provinsi Lengkap), yang di dalamnya terdiri dari Provinsial bersama Dewan Hariannya, para pemimpin daerah (pinda), rumah dan komunitas bina, serta undangan khusus. Pada hari pertama, Pater Provinsial menegaskan pentingnya rapat DPL sebagai berikut. Salah satu hal mendasar setiap kali rapat DPL adalah memperteguh dan mewujudkan, di bawah pimpinan Pemimpin Provinsi, kepemimpinan kolaboratif dan partisipatif kita, sesuai prinsip-prinsip kekuasaan yang diamanatkan dalam konstitusi: subsidiaritas (101), tanggung jawab bersama (102), dan pertanggungjawaban (103). Kita adalah orang-orang yang diberikan kepercayaan khusus dalam memimpin para konfrater yang dipercayakan kepada kita. Inti kepemimpinan kita, sebagaimana ditegaskan dalam kapitel 2008 di Merauke, adalah servant leadership, yakni kepemimpinan kita adalah untuk melayani dan membantu para konfrater kita, termasuk mereka yang mempunyai kesulitan-kesulitan.
Dalam DPL 2009 kita pertama-tama dihantar oleh P. Bob Irwin, MSC, mantan provinsial Australia untuk merefleksikan kepemimpinan Yesus sebagai model kepemimpinan yang berpusat pada Hati. Suatu refleksi yang sangat inspiratif dan kaya! Dalam DPL 2010 ini kita melanjutkan refleksi kita tentang kepemimpinan tersebut dari perspektif sejarah, konstitusi dan statuta kita.
Mengapa kita merefleksikan lagi kepemimpinan?
DPL adalah memang rapat para pemimpin (pimpinan provinsi yang lengkap). Maka tentu baik bahwa kita sebagai pemimpin senantiasa diingatkan akan panggilan dan tugas perutusan kita yang dipercayakan untuk mendampingi para konfrater dalam hidup dan pelayanan mereka. Dalam praktek ada banyak hal yang perlu dievaluasi, ditinjau dan diperjelas dalam perspektif tugas dan perutusan, identitas religius, fokus dan komitmen kita sesuai mandat kapitel. Kita mengingat akan fokus refleksi 2009: “Bersama kaum marginal menuju kesejahteraan”. Dalam rangka itu, Pastor Igo memaparkan hasil angket evaluasi tersebut. Sedangkan, Pemimpin Provinsi, anggota DPH dan pemimpin Komunitas Daerah/Rumah/ bina, menyampaikan evaluasi komunitas dan karya yang dipercayakan kepada kita. Dan satu hal lagi yang harus kita lihat dengan teliti, hal yang membuat provinsi bergerak, yaitu masalah keuangan. Apalagi kita memiliki sebuah idealisme bahwa sebagai sebuah provinsi kita harus mandiri dalam hal keuangan.
Sebagaimana biasanya, dalam rapat DPL ini dibicarakan pula para konfrater yang membutuhkan penyegaran dalam hal karya dan tempat bertugas (mutasi yang perlu dipertimbangkan dan diputuskan secara matang). Pembicaraan ini berkaitan dengan konfrater, kelanjutan tugas, relasi dengan keuskupan atau lembaga lain, dan juga relasi dengan umat.
DPL 2010 merupakan persiapan awal untuk Kapitel Provinsi 2011. Bahkan kita sementara menatap ke kapitel umum 2011 di Spanyol. Pimpinan umum sudah menyiapkan bahan refleksi tentang ketaatan dan tugas perutusan.
Demikian beberapa topik penting yang akan menjadi pembahasan kita ke depan. Semoga DPL memberikan buah yang berguna untuk perkembangan provinsi, para konfrater dan memperteguh kepemimpinan kita bersama. (Dari Jumpri Maret 2010)
Beri tanggapan





Jules Chevalier adalah seorang yang memahami bahwa Allah memanggilnya untuk suatu perutusan: mewartakan Cinta Allah kepada semua orang.
Hidup yang disatukan dengan Hati Kristus adalah lebih dari sekedar devosi – itulah inti dari spiritualitas kami sebagai Misionaris Hati Kudus.
Lebih dari 2000 imam dan bruder MSC bekerja dalam berbagai macam perutusan di seluruh dunia. Kami hadir di lebih dari 50 negara.
Mau bergabung? Hubungi kami di
Entries(RSS)