Misionaris Hati Kudus Propinsi Indonesia

Rm. Ign. Hadisiswaya, MSC Merayakan Pesta 50 Tahun Hidup Membiara

Pesta Emas Hidup Membiara Rm. Hadi Siswaya dalam Tarekat MSC dirayakan di Gereja St. Lukas Pemalang dalam Perayaan Ekaristi Syukur yang dipimpin oleh Mgr. Julianus Sunarka SJ, Uskup Purwokerto pada tanggal 31 Mei 2010. Acara tersebut dihadiri oleh para imam yang berkarya di keuskupan Purwokerto, biarawan-biarawati, umat paroki Pemalang sendiri dan undangan dari luar paroki. Perayaan Ekaristi berlangsung meriah dan khidmat, dengan iringan lagu-lagu yang familiar nan apik dibawakan menambah suasana khusuk. Pater Johanis Mangkey MSC, Pemimpin MSC Provinsi Indonesia, hadir secara khusus dari Jakarta untuk memberikan penghargaan dan dukungan kepada Yubilaris yang telah setia selama 50 tahun sebagai biarawan imam MSC.

Dalam kotbahnya, Pater Provinsial menyitir bacaan Injil: Maria mengunjungi Elisabeth saudaranya setelah menerima kabar gembira dari Malaekat Tuhan. Ada perjumpaan personal yang saling menguatkan dan saling memberi kegembiraan, sebagai wanita-wanita yang menerima anugerah dan amanat dari Tuhan. Dalam kemajuan teknologi, segala sesuatu menjadi terhubung dan senantiasa online, yang membuat segala sesuatu cepat terkomunikasikan. Pada pesta 50 tahun hidup membiara Rm. Hadi, banyak orang memberikan ucapan selamat, doa, dukungan secara online. Sementara kita yang hadir dalam perayaan Ekaristi syukur ini, mengalami perjumpaan secara offline, ada perjumpaan personal yang istimewa yang menggembirakan, memberi semangat kepada Rm. Hadi.

Sebelum berkat penutup, disampaikan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia Pesta, Provinsial MSC, Bapak Uskup, dan akhirnya dari Sang Yubilaris. Rm. Hadi dalam memberikan sambutan didampingi oleh Rm. Sheko Pr, (Romo Paroki St. Lukas Pemalang), sambil duduk di kursi mensharingkan pengalaman awal masuk biara sudah ada godaan dan tantangan yang masih terkenang hingga sekarang. Menjelang masuk Novisiat di Philippines, Rm. Hadi mengalami sakit perut karena kejang. Selama di Skolastikat, Rm. Hadi pernah jatuh di kamar mandi dan tidak ada yang mengetahui sampai sekian jam, sampai Rm. Hadi bisa bangun sendiri. Masa-masa di pertapaan Trapist Rawaseneng adalah masa perjuangan dan pergulatan. Semua itu menjadi bagian hidup Rm. Hadi yang justru menguatkan perjalanan kehidupannya sebagai seorang biarawan MSC.

Setelah Rm. Hadi memberikan sambutannya, Rm. Sheko memandu acara potong tumpeng, yang didahului pemberian kado dalam bentuk puisi dan lagu ‘Doa Untuk Rm. Hadi’ yang dibawakan oleh kwartet remaja putri dengan indah. Rm. Sheko mengkomando lagu ‘Potong Tumpengnya’ dan ‘Selamat Ulang Tahun’, dan Rm. Hadi memotong tumpeng, kemudian diberikan kepada salah satu pembawa bunga yang dipersembahkan kepada Rm. Hadi, putri-putri PIA yang berkebaya, yang menjadi masa depan Gereja.

Setelah Perayaan Ekaristi, semua yang hadir diundang untuk ikut makam malam bersama. Di teras Pastoran tersedia hidangan dari catering, dan di Aula tersedia aneka jenis makanan dipersiapkan oleh setiap kring dan stasi. Sambil santap malam, hadirin disuguhi pula aneka lagu dan tarian yang dibawakan oleh anak-anak Pius, OMK, dan beberapa bapak-bapak, dan akhirnya Rm. Sheko dan Rm. Berry turut pula memperdengarkan suara merdunya. Para romo yang turut hadir…mungkin ada yang membawa hadiah…tetapi ketika pulang…membawa hadiah stolla..yang dikenakan dalam perayaan Ekaristi sebagai kenangan.

Proficiat Rm. Hadi MSC atas kesetiaan hidup membiara selama 50 tahun dalam suka dan duka…Tuhan senantiasa mengalirkan berkat dan cintanya. Terima kasih kepada Rm. Sheko dan Rm. Berry bersama Dewan Pastoral Paroki, Panitia Pesta dan segenap komponen Paroki atas perhatian, cinta yang diberikan kepada Rm. Hadi, baik selama bertugas di Paroki ini, maupun secara istimewa dalam pesta syukur ini. Semoga dikasihilah Hati Kudus Yesus di mana-mana. (T. Sis MSC)


Tagged as: ,

1 Tanggapan »

  1. selamat buat romo hadi, semakin membara dalam kasih kristus untuk mengembangkan kerajaan allah di dunia. boleh bertanya dimana teman-teman saya semasa di pineleng dulu ya.... romo wignyasumarta, rm suhendro riberu, rm wignyo (mas edy kumolo), Rm. John Oratmangun?, Romanus Sirken? Jos. Kewo? dll. pada tahun 1972-1973.

    florentinus tri sumartanto, klaten jawa tengah.

Beri tanggapan


Komentar harus disetujui moderator terlebih dahulu. Cukup click tombol satu kali saja.

Spam Protection by WP-SpamFree

Premium WordPress Themes

Tentang Bapa Pendiri

Jules Chevalier adalah seorang yang memahami bahwa Allah memanggilnya untuk suatu perutusan: mewartakan Cinta Allah kepada semua orang. Baca Selengkapnya

Spiritualitas Hati

Hidup yang disatukan dengan Hati Kristus adalah lebih dari sekedar devosi – itulah inti dari spiritualitas kami sebagai Misionaris Hati Kudus. Baca selengkapnya

Jadi Misionaris Cinta Allah

Lebih dari 2000 imam dan bruder MSC bekerja dalam berbagai macam perutusan di seluruh dunia. Kami hadir di lebih dari 50 negara. Mau bergabung? Hubungi kami di sini