Misionaris Hati Kudus Propinsi Indonesia

Spiritualitas Hati

Bagi kami, hidup yang disatukan dengan Hati Kristus adalah lebih dari sekedar devosi - itulah inti dari spiritualitas kami. Pada abad ke-19 berbagai macam devosi bertumbuh subur: devosi kepada Hati Maria yang Tak Bernoda, devosi kepada Sakramen Mahakudus, devosi kepada Hati Kudus Yesus, dan sebagainya. Ketika kita berpikir tentang suatu devosi, barangkali kita membayangkan sekumpulan tindak-tanduk, seperti berlutut di depan patung salah seorang Santo atau Santa, menyalakan lilin, mendaraskan doa.... dan seseorang dapat mempunyai beberapa devosi. Akan tetapi spiritualitas adalah sesuatu yang lebih dalam: ia bertumbuh dari dalam, dari sebuah visi yang membentuk cara hidup dan dapat diadaptasikan pada pelbagai macam situasi.

Walaupun Pater Jules Chevalier (1842-1907) menyebutnya devosi, dari hidupnya dan tulisan-tulisannya nampak nyata bahwa Hati Kristus adalah inti yang utama dari spiritualitasnya. Baginya, "devosi kepada Hati Kudus Yesus" adalah sebuah visi yang menginspirasikan seluruh spiritualitasnya, cara hidupnya dan perutusannya. Sejak masa pendidikannya di seminari ia tergerak oleh penyakit-penyakit jaman saat itu, dan ia yakin bahwa Hati Kristus adalah obat bagi penyakit-penyakit jaman itu.

Penyakit-penyakit jaman  itu: rasionalisme, ketidakpedulian terhadap hidup rohani, dan anti-klerikalisme tersebar luas pada, abad ke-19 di Perancis. Yang mengesan begitu mendalam bagi Pater Chevalier adalah api cinta-Nya, cinta-Nya yang berbelarasa dengan mereka yang menderita. Ia melihat Hati Yesus sebagai sebuah Inkarnasi dan pewahyuan Cinta Allah Bapa. Itulah kharismanya, karunia Roh yang diberikan kepadanya, visi dasar yang mnginspirasikannya untuk menjadi saksi cinta dan kebaikan hati Allah Penyelamat kita, untuk menyembuhkan hati-hati yang terluka.

Ajaran Kitab Suci mengenai "hati yang manusiawi" ini begitu kaya: hal itu disebutkan sampai lebih dari 1100 kami. Dalam Kitab Suci "hati" menunjuk pada kedalaman seseorang; seperti kita baca tengang hati Allah, tetapi pada umumnya tentang hati manusiawi. Dalam kitab Yeremia  31,31-34; 32,37-41 dan Kitab Nabi Yehezkiel  11,17-20; 36,24-27 Allah menjanjikan suatu perjanjian yang ditandai dengan "Hati dan Roh yang Baru."

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. (Yeh 36, 26-27).

Dalam Surat kepada Orang Hibrani bab 8 Kristus digambarkan sebagai seorang pengantara dari perjanjian baru dan apa yang disebut dalam Kitab Nabi Yeremia 31, 31-34 dapat diterapkan pada-Nya. Ialah yang menulis ketetapan-ketetapan dan hukum Allah dalam hati kita. Bagaimanakah Ia melakukan-Nya? Melalui Hati Kristus yang adalah sumber air hidup, yakni Roh Kudus, (Yoh 7, 37-39).

Di puncak Kalvari hatinya ditikam dengan tombak dan darah dan air mengalir keluar. Sumber air hidup telah dibuka, dan, sperti nyata pada hari Pentekosta, Roh Kudus dicurahkan atas kita untuk membaharui muka bumi. Misteri Paskah adalah Misteri Pentekosta. Cinta Allah telah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita (Rom 5, 5).

Karena Hati Kristus adalah sumber keselamatan dunia, bersama dengan Bapa pendiri, kami melihat hal itu sebagai tugas perutusan, untuk mewartakan kepada semua orang: "Dikasihilah Hati Kudus Yesus di Seluruh Dunia." Kami percaya bahwa di masa kini pun orang dapat memerangi kejahatan pada sumbernya. Makna sebenarnya dari "Hati yang Baru" dapat ditemukan dalam Hidup Kristus sendiri.

Beri tanggapan


Komentar harus disetujui moderator terlebih dahulu. Cukup click tombol satu kali saja.

Spam Protection by WP-SpamFree

WordPress Blog

Tentang Bapa Pendiri

Jules Chevalier adalah seorang yang memahami bahwa Allah memanggilnya untuk suatu perutusan: mewartakan Cinta Allah kepada semua orang. Baca Selengkapnya

Spiritualitas Hati

Hidup yang disatukan dengan Hati Kristus adalah lebih dari sekedar devosi – itulah inti dari spiritualitas kami sebagai Misionaris Hati Kudus. Baca selengkapnya

Jadi Misionaris Cinta Allah

Lebih dari 2000 imam dan bruder MSC bekerja dalam berbagai macam perutusan di seluruh dunia. Kami hadir di lebih dari 50 negara. Mau bergabung? Hubungi kami di sini