Tuhan, Makacih Neh!

Posted by on Jul 25, 2012 in Blog | 0 comments

Tuhan, Makacih Neh!

Perjumpaan-Perjumpaan dalam Perjalanan yang Meneguhkan

Ini adalah sebuah kisah pengalaman perjalanan menuju  Wamena (Papua) tahun 2011.  Pada waktu itu saya transit di Bandara  “Sentani” Jayapura untuk beberapa saat. Di sana saya membaca sebuah himbauan terpampang di dinding ruang tunggu yang bertuliskan, “Terima kasih Anda tidak meludah pinang di tempat ini.”  Dan di dinding sebelah bertuliskan, “Terima kasih Anda tidak merokok.” Bagi saya tulisan dan ucapan Terima kasih tersebut tidak berarti apa-apa, karena saya tidak menghisap rokok dan menikmati sirih-pinang. Namun, barangkali ucapan terima kasih itu amat berati bagi mereka yang ketagihan merokok dan penikmat sirih-pinang untuk sementara waktu tidak menikmatinya.

Read More

Romo Itu Pastor atau Imam Sih?

Posted by on Jul 25, 2012 in Blog | 0 comments

Romo Itu Pastor atau Imam Sih?

Sebuah penelusuran kata-kata: Othak-athik Gathuk

Ketika saya  menghadiri sebuah acara di  Seminari Agung  –  Pineleng, ada rasa kaget namun juga heran. Dalam kata-kata pembukaannya, master of ceremony berkata, “Yang terkasih Romo Joko dan  yang terhormat Pastor Julius serta  yang mulia Pater Rektor, Pastor Ventje….”  Disebut romo karena Romo Joko adalah  orang Jawa. Disebut pastor, karena Pastor Julius  adalah orang Manado dan disebut Pater karena Pastor Ventje adalah rektor Seminari.

Read More

Pendidikan atau Pengajaran

Posted by on Jul 25, 2012 in Blog | 0 comments

Pendidikan atau Pengajaran

Sebuah penelusuran kata-kata: Othak-athik Gathuk

Sering saya dibingungkan dengan istilah  teacher (pengajar) dan educator (pendidik). Saya akan mencoba meng-othak-athik (menelurusi sekenanya)  dan semoga gathuk (bertemu dan cocok). Di sini saya gunakan kata “mencoba” dan “semoga”. Jadi seandainya tidak berhasil menemukan “kecocokannya”  yah maklum adanya.

Read More

Berkah Dalem

Posted by on Jul 25, 2012 in Blog | 0 comments

Berkah Dalem

Sebuah penelusuran kata-kata: Othak-athik Gathuk

Di Merauke – Papua,  ada paguyuban orang  jawa Katolik yang bernama “Paguyuban Sanjaya”  yang secara rutin mengadakan pertemuan setiap minggu ke-4 dalam bulan. Biasanya selesai ibadat sabda, kami semua disuguhi makanan khas jawa: jangan  lodheh, tempe-tahu, gudheg,  thiwul, pecel dan nyamikan-nya:  kalamuncang, rondho royal, semar mendem serta minumannya wedang rondhe.  Lagu-lagunya pun campur sari dari Manthous alm.”Randha Kempling”  Sebagai obat kangen kampung halaman.

Read More

Biarlah Kakiku Yang Satu Dipotong

Posted by on Jul 25, 2012 in Blog | 0 comments

Biarlah Kakiku Yang Satu Dipotong

Perjumpaan-Perjumpaan dalam Perjalanan yang Meneguhkan

Minggu, 29 April 2012, saya mengadakan perjalanan dari Bitung – sebuah  kota pelabuhan  – menuju Lotta – Pineleng. Tentu saja, perjalanan ini melewati tempat-tempat yang bersejarah. Pertama-tama saya mampir di Maumbi, 10 kilometer arah timur Manado. Di sana pula saya sempat melihat monumen Maria Walanda Maramis (1872 – 1924), “pendidik kaum perempuan” dan hingga detik ini “spirit emansipasi”-nya masih sangat kentara.  

Read More

Pamer

Posted by on Jul 16, 2012 in Blog | 0 comments

Pamer

Tahun 2010, setelah landing di Bandara Selaparang, saya singgah di salah satu keluarga di Narmada – Lombok. Tuan rumah menyuguhi makanan yang lezat yaitu  “Ayam Bakar Taliwang”. Rasanya sebanding “bebek rica-rica”  a la Manado.  Sembari menikmati masakan yang lezat tersebut, saya memerhatikan  foto-foto yang mengenakan   toga  sebagai simbul sarjana.  Seingatku keluarga ini memiliki lima anak, tetapi yang dipasang hanya empat. Kemudian saya mencoba bertanya kepada tuan rumah, “Ibu, bukankah ada lima anak, kenapa yang satu tidak dipasang fotonya?” Ibu itu dengan malu-malu kucing  berkata, “Anak yang nomor empat tidak sekolah, jadi tidak ada fotonya.”

Read More

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.